Cara Membuat Passport Baru

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman.

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang.

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti kerabat dan kawan.

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah berjuang.

-Imam Syafii-

DSC06432

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dalam membuat passport. Passport adalah sebuah dokumen berisi data pribadi seseorang  yang meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, tempat tinggal serta kewarganegaraan. Dokumen ini lazim digunakan untuk bepergian ke luar negeri. Dokumen ini menjadi identitas bagi seseorang untuk menjalajahi dunia. Passport merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki seseorang guna mempermudah mekanisme keimigrasian di sebuah Negara.

Proses pembuatan passport tidak terlalu sulit, cukup mudah dan tidak menelan biaya yang mahal. Anda hanya perlu datang ke Kantor Imigrasi terdekat di tempat tinggal Anda dengan membawa beberapa dokumen yang diperlukan. Kemarin saya mengurus passport di Kantor Imigrasi Kota Bogor, lokasinya berada di Jl. Jend. Ahmad Yani No 65 (Dekat Plaza Jambu Dua). Biaya untuk membuat passport Indonesia adalah Rp. 275.000,- (tahun 2013). Prosesnya juga cepat, total 5 hari kerja passport anda sudah siap digunakan untuk berkeliling dunia.  Berikut adalah adalah dokumen yang diperlukan untuk membuat passport Indonesia, diantaranya :

  1. Fotocopy Kartu anda Penduduk (KTP)
  2. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  3. Akta lahir/Ijazah/Buku Nikah (Pilih salah satu)

Berikut adalah alur pembuatan passport dengan cara ‘konvensional’. Untuk pembuatan passport juga bisa dilakukan secara online. Prosesnya hampir mirip dengan dengan cara yang ‘konvensional’. Letak perbedaanya hanya pada proses apply berkas yang dilakukan secara online. Pada kesemepatan kali ini saya hanya akan menjelaskan alur pembuatan dengan cara ‘konvensional’. Alur dimulai dari mempersiapkan semua dokumen penunjang yang dibutuhkan seperti yang sudah Saya jelasakan di awal. Tahap selanjutnya, cari tau lokasi Kantor Imigrasi di daerah Anda. Datang ke Kantor Imigrasi lalu antri untuk mendapat nomer urut pelayanan. Setelah itu Anda akan diarahkan oleh petugas untuk menuju ke loket pembuatan passport baru. Ketika nomer urut Anda dipanggil, segera menuju loket  untuk melakukan pengisian formulir pembuatan passport dan pemeriksaan kelengkapan dokumen yang anda bawa. Setelah beres diperiksa, Anda akan diberikan bukti  pemeriksaan. Petugas akan menulis tanggal berkas masuk dan tanggal dimana Anda harus datang kembali ke Kantor Imigrasi untuk sesi foto dan wawancara serta membayar biaya pembuatan passport, biasanya tiga hari kerja. Jadi kalau Anda memasukkan berkas hari Senin, maka hari Kamis anda harus datang  lagi ke Kantor Imigrasi. Simpan baik-baik bukti pemeriksaan berkas tersebut dan bawa kembali ketika sesi foto dan wawancara.

Pada sesi foto dan wawancara Anda harus mengantri lagi untuk mendapat nomer urut pelayanan.  Ketika nomer urut anda dipanggil, persiapkan uang untuk membayar biaya pembuatan passport di loket. Kemudian anda akan diarahkan ke ruang foto. Setelah sesi foto dan scan sidik jari,  Anda akan sedikit diwawancara oleh petugas terkait dengan tujuan permbuatan passport Anda. Jika sudah selesai, Anda akan diarahkan lagi ke loket utama untuk diberi tau kapan harus kembali untuk mengambil passport. Petugas akan menulis lagi tanggal serta jam pengambilan, biasanya 2 hari kerja. Jadi jika anda foto dan wawancara hari Kamis, maka pasport Anda sudah bisa diambil pada hari Senin.

Sedikit tips dan trik dari saya untuk mengurus pembuatan passport yang mengkin bermanfaat bagi Anda :

  1. Ketahaui persis semua dokumen yang diperlukan untuk mengurus karena jika anda abai akan hal ini maka dampaknya Anda harus mengulang proses antri dari awal. Perlu Anda ketahuai bahwa pelayanan Kantor Imigrasi memiliki kuota yang terbatas, yakni 150 orang per hari. Sungguh sangat disayangkan, sudah dapat nomer antri pertama tapi harus kembali lagi karena berkas kurang lengkap.
  2. Ketahui lokasi Kantor Imigrasi di daerah Anda, karena hal ini sangat berguna bagi Anda yang tidak mau antri. Jangan sampai anda telat datang ke Kantor Imigrasi hanya karena tersasar.
  3. Datang ke Kantor Imigrasi sepagi mungkin. Kemarin saya datang ke kantor imigrasi pukul 05.00 meskipun sebetulnya kantor baru buka pukul 08.00. Saya dapat nomer antri pertama waktu itu. Benar saja, tak lama setelah saya datang, para ‘imigran’ mulai berdatangan satu per satu mengisi barisan antri yang sudah mengular panjang.
  4. Fokus pada setiap instruksi di Kantor imigrasi. Kondisi kantor ini sangat ramai. Mesikupun baru aktif melakukan pelayanan pukul 08.00 namun kantor sudah dipenuhi oleh orang-orang sejak pukul 05.00
  5. Sebelum masuk ke dalam kantor ada antrian informal yang dibuat oleh para ‘imigran’. Jadi, perhatikan betul urutan antrian Anda. Jangan sampai terlewat karena disini tidak ada nomer antri sehingga hanya ada kepercayaan antar sesama ‘imigran’
  6. Berpakaian yang rapih serta sopan. Karena jika tidak maka anda akan diminta pulang oleh petugas. Kan sayang suda antri tapi batal karena pakaian yang Anda kenakan.
  7. Ketika sesi foto kenakan baju yang cerah, kamera di Kantor Imigrasi resolusinya tidak terlalu baik. Passport itu dokumen yang akan Anda gunakan selama lima tahun. Akan sangat disayangkan jika hasilnya kurang memuaskan
  8. Ketika sesi wawancara jawab pertanyaan petugas dengan santai. Waktu itu saya beralasan ingin buat passport untuk keperluan conference di Paris.

Demikian pengalaman yang dapat saya bagi kepada Anda. Semoga bermanfaat. Selamat berpetualang. Have a nice trip! ^^